
Pendahuluan
Zinedine Zidane, atau yang lebih dikenal dengan Zidane, adalah salah satu figura paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola. Baik sebagai pemain maupun pelatih, ia telah mencapai kesuksesan yang luar biasa. Dalam kariernya, Zidane berhasil meraih total 26 trofi juara, menjadikannya salah satu pelatih dan mantan pemain terhebat yang pernah ada. Artikel ini akan membahas perjalanan karier Zidane, trofi-trofi yang diraihnya, serta pengaruhnya terhadap dunia sepak bola.
Masa Karir Sebagai Pemain
Zinedine Zidane lahir pada 23 Juni 1972, di Marseille, Prancis. Ia memulai karier profesionalnya di AS Cannet-Rocheville sebelum pindah ke Bordeaux pada tahun 1992. Di Bordeaux, Zidane mulai menunjukkan bakatnya yang luar biasa, menarik perhatian klub-klub besar di Eropa. Pada tahun 1996, ia bergabung dengan Juventus, di mana ia meraih sejumlah trofi, termasuk dua gelar Serie A dan Ligue 1. Sumber Terpercaya Situs Dollartoto Agen Toto Macau Hadiah Fantastis dan Pasaran Terlengkap.
Pada tahun 2001, Zidane melakukan transfer termahal pada saat itu ke Real Madrid seharga 77,5 juta euro. Di Madrid, dia menjadi salah satu bintang utama tim dan berkontribusi besar terhadap kesuksesan klub. Selama kariernya sebagai pemain, Zidane berhasil meraih:
- Ligue 1 (1996) – Bordeaux
- Serie A (1997, 1998) – Juventus
- Supercoppa Italiana (1997) – Juventus
- Liga Champions (2002) – Real Madrid
- La Liga (2003) – Real Madrid
- Supercopa de España (2001, 2003) – Real Madrid
- Intercontinental Cup (1996) – Bordeaux dan (1998) – Juventus
- Piala Dunia (1998) – Timnas Prancis
- Euro (2000) – Timnas Prancis
Sebagai pemain, Zidane dihormati bukan hanya karena kemampuan teknisnya tetapi juga karena kepemimpinannya di lapangan. Dia adalah salah satu dari sedikit pemain yang mampu mencetak gol di final Piala Dunia dan menjadi pemain terbaik di turnamen tersebut.
Baca Juga: David Beckham: Ikon Sepak Bola dan Gaya Hidup Fashion
Karir Sebagai Pelatih
Setelah pensiun dari sepak bola pada tahun 2006, Zidane tidak langsung terjun ke dunia manajerial. Dia memulai karier pelatihnya di akademi Real Madrid dan kemudian menjadi asisten pelatih tim utama. Pada tahun 2016, Zidane diangkat sebagai pelatih kepala Real Madrid. Di bawah kepemimpinannya, Madrid meraih kesuksesan yang belum pernah terjadi sebelumnya, antara lain:
- Liga Champions (2016, 2017, 2018) – Menjadi pelatih pertama yang memenangkan Liga Champions tiga kali berturut-turut.
- La Liga (2017) – Memimpin tim meraih gelar Liga Spanyol.
- Supercopa de España (2017) – Mengalahkan Barcelona di final.
- UEFA Super Cup (2016, 2017) – Memenangkan dua trofi dalam kompetisi ini.
- Piala Dunia Antarklub (2016, 2017) – Kesuksesan di tingkat klub internasional.
Dengan total 11 trofi di level pelatih, Zidane semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pelatih terhebat dalam sejarah sepak bola.
Kesimpulan
Zinedine Zidane adalah contoh sempurna dari individu yang berhasil di dua bidang yang berbeda dalam dunia sepak bola. Dengan total 26 trofi juara sebagai pemain dan pelatih, ia telah menciptakan warisan yang sulit untuk dilupakan. Pemain dengan kemampuan khas dan pelatih yang membawa inovasi strategi, Zidane adalah simbol dari dedikasi, kerja keras, dan cinta terhadap sepak bola.
Melalui perjalanan kariernya, Zidane tidak hanya memberikan inspirasi bagi generasi pemain muda tetapi juga menunjukkan bahwa kesuksesan dapat diraih melalui kombinasi bakat, disiplin, dan semangat yang tidak pernah padam. Seiring berjalannya waktu, namanya akan terus dikenang sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah olahraga ini.